testing
Berikut kami berikan tips untuk mengenali kondisi ban Anda.
Pengecekan Ban (Kembangan Ban)
1. Cek tekanan angin dan kondisi ban mobil (termasuk ban cadangan) minimal seminggu sekali sebelum mobil digunakan. Periksa tekanan angin dengan menggunakan Tire Presure Gauge, dan pastikan tekanan sesuai dengan standar.

2. Untuk memeriksa ketebalan ban, gunakan Trade Wear Indicator, yaitu berupa tanda segitiga pada dinding ban dan tonjolan pada telapak ban. Jika kembangan ban sudah rata dengan tonjolan tersebut, maka gantilah segera ban Anda.
Mengingat BBM sudah naik per 24 Mei 2008, mau tidak mau kita harus berlaku bijaksana dalam menghadapi kondisi seperti sekarang ini. Berikut kami berikan beberapa tips untuk menghemat bahan bakar.
1. Pastikan kondisi mesin selalu prima.
Lakukan perawatan berkala sesuai dengan petunjuk yang ada di buku petunjuk servis di kendaraan Anda secara periodik.
2. Jaga putaran mesin.
Untuk jalan datar, pertahankan putaran mesin pada kisaran 1000-3000rpm saja. Sesuaikan dengan kondisi jalan yang akan Anda lalui, kalau memang perlu tenaga besar seperti di tanjakan maka berikan tenaga yang besar. Secepatnya pindah gigi yang lebih tinggi dan lakukan penekanan pedal gas seperti Anda “mendorong” angin.
3. Hindari akselerasi berlebihan.
Lakukan akselarasi dengan bijaksana. Jaga jarak aman dengan kendaraan didepan Anda sehingga Anda tidak perlu menekan pedas gas lebih dalam untuk kembali ke kecepatan ideal Anda sebelumnya.
4. Jaga tekanan udara ban diatas normal.
Bila tekanan ban Anda diatas normal, maka penampang ban yang bergesekan dengan permukaan jalan menjadi lebih kecil sehingga mobil tidak terlalu berat yang mengakibatkan mesin tidak ngoyo dan lebih hemat bbm.
5. Setting temperatur AC sesuai kebutuhan.
Bila mobil hanya berisi satu penumpang, maka tidak perlu suhu yang sama seperti dikendarai satu keluarga bukan? Sesuaikan dengan kebutuhan, kecilkan temperatur atau set level kecepatan fan sehingga mesin tidak mengkonsumsi bbm berlebihan.
Nah, cukup mudah bukan? Selamat berlibur ..:)
Sekarang ini banyak sekali suku cadang imitasi yang sangat menyerupai aslinya. Oleh karena itu jangan sampai tertipu ketika hendak membeli suku cadang.
Pertanyaannya adalah: bagaimana mengenali suku cadang asli Toyota atau Toyota Genuine Parts? berikut tips yang berguna untuk Anda:
Bagaimana mengenali suku cadang palsu?
1. Kemasannya sangat mirip atau bahkan sangat menyerupai dengan kemasan Toyota Genuine Parts tetapi isinya adalah barang tiruan (istilahnya Toyota Genuine Box, alias kardusnya saja yang asli, partsnya belum tentu asli)
2.Pada suku cadang imitasi yang sangat menyerupai asli, apabila diperhatikan dengan teliti wujud fisiknya tidak sebagus Toyota Genuine Parts.
3. Untuk suku cadang imitasi yang sangat menyerupai, harga yang ditawarkan tidak terlalu jauh dengan Toyota Genuine Parts, misalkan Toyota Genuine Parts dijual seharga 100 ribu maka suku cadang palsunya dijual seharga 75 ribu.
4. Suku cadang NON Toyota Genuine Parts pembuatnya sama dengan pembuat Toyota Genuine Parts. Hal ini terlihat pada suku cadang imitasi tidak terdapat logo atau merek Toyota.
5. Suku cadang non Toyota Genuine Parts menggunakan merk dan kemasan yang menunjukkan identitasnya sendiri.
6. Suku cadang bekas yang telah diperbaiki lagi dan diperbarui tampilannya (Rebuilt Parts/Refurbished), pada lubang-lubang baut ataupun bagian-bagian yang sulit terjangkau dapat terlihat pernah terpakai.
nah, mudah sekali bukan cara mengenalinya. Masak kita mau mengorbankan mobil TOYOTA kesayangan kita hanya dengan membeli parts yang tidak asli? kasihan kan anak, istri dan keluarga, nanti mobilnya mogok dijalan mau kondangan, luntur deh bedaknya..:)
mengenai keunggulan dan kelebihan suku cadang asli TOYOTA, pastilah Anda semua sudah mengetahuinya.
Satu lagi tips dari kami, belilah suku cadang asli TOYOTA hanya di dealer resmi TGP, salah satunya ya di showroom kami. Jadi jangan ragu, segera datang ke showroom kami dan tinggalkan masalah TOYOTA Anda kepada kami.